Baluwarti, Benteng Pertahanan Kraton Kasunanan

Kawasan Baluwarti merupakan kawasan permukiman di dalam benteng Keraton Surakarta. Baluwarti berasal dari kata dalam bahasa Portugis baluarte yang berarti benteng. Wilayah Baluwarti berada di lingkaran kedua setelah tembok Kedhaton, terletak di antara dua buah tembok besar berukuran tebal 2 meter dan tinggi 6 meter.
Di luar tembok Kedhaton inilah terdapat kompleks bangunan yang dihuni oleh para pangeran, bangsawan, kerabat, abdi dalem, juga orang-orang yang berprofesi selain itu, seperti pedagang. Wilayah ini mempunyai dua buah pintu, yaitu Kori Brajanala (Gapit) utara dan Kori Brajanala (Gapit) selatan, satu dengan lain¬nya dihubungkan oleh dua jalur jalan yang sejajar dengan tembok Kedhaton.
Pada awal tahun 1900 Susuhunan Pakubuwana X memperluas wilayah Baluwarti dan menambahnya dengan dua buah pintu ‘butulan’ yang terletak di sebelah tenggara dan sebelah barat daya. Masing-masing diresmikan pada tahun 1906 M dan 1907 M. Dengan adanya dua pintu tambahan ini penduduk yang tinggal di Baluwarti dapat lebih leluasa berhubungan dengan masyarakat di luar komplek Kedhaton.

Leave a Comment